°Tradisi Adalah - Srugul
Cukup mengasyikan memang bila kita mengupas mengenai Tradisi Adalah karena para bijak berkata; 'ketika murid siap guru datang' Tentu Anda sudah tahu maksud dari kata tersebut bukan? Untuk itu mari kita buka pikiran selebar-lebarnya untuk menerima informasi baru, karena pikiran yang terbukalah yang bisa menerima hal-hal baru. Oke mari kita simak bersama-sama pembahasannya dibawah ini.
Uraian Lengkap Tradisi Adalah
Selamat datang di Pakdosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Tradisi? Mungkin anda pernah mendengar kata Tradisi? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, pengertian menurut para ahli, macam, perbedaan, fungsi, konsep dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.
Pengertian Tradisi
Tradisi adalah adat kebiasaan turun-temurun yang masih dijalankan di dalam masyarakat. Sebelum datangnya Islam, masyarakat Nusantara telah mengenal berbagai kepercayaan. Hal ini lah yang menjadikan proses dakwah Islam ketika itu tidak terlepas dari adat yang telah berlaku. Kepercayaan masyarakat yang sangat kuat ini, tidak dapat diberantas secara langsung, namun perlu waktu proses yang cukup lama. Tradisi Islam di Nusantara merupakan hasil akulturasi (percampuran budaya) antara ajaran Islam dengan adat yang ada di Nusantara.
Tradisi Islam di Nusantara merupakan metode dakwah yang dilakukan para ulama masa lalu. Para ulama ini, tidak menghilangkan secara keseluruhan adat yang sudah ada di masyarakat, namun mereka memasukkan ajaran-ajaran Islam dalam adat tersebut. Hal ini dilakukan dengan maksud agar masyarakat tidak merasa kehilangan adat dan ajaran Islam dapat diterima. Dengan demikian, tradisi Islam yang ada di Nusantara adalah sebagai metode dakwah waktu itu dan bukan merupakan ajaran Islam yang harus dilakukan.
Pengertian Tradisi Menurut Para Ahli
Berikut ini adalah beberapa pengertian tradisi menurut para ahli yaitu:
1. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Tradisi adalah adat kebiasaan turun temurun yang masih dijalankan dimasyarakat dengan anggapan tersebut bahwa cara-cara yang ada merupakan yang paling baik dan benar
Macam-Macam Tradisi
Berikut ini adalah macam-macam tradisi adalah sebagai berikut:
1. Petang Megang
Tradisi di Pekanbaru ini memiliki arti sesuai dengan namanya. Kata Petang di sini berarti petang hari atau sore hari, sesuai dengan waktu dilaksanakan tradisi ini memang dilaksanakan pada sore hari. Sedangkan Megang di sini berarti memegang sesuatu yang juga dapat di artikan memulai sesuatu. Hal ini sesuai dengan waktu diadakan tradisi ini yaitu sebelum Ramadhan dan ingin memulai sesuatu yang baik dan suci yaitu puasa. Tradisi Petang Megang dilaksanakan di Sungai Siak. Hal ini mengacu pada leluhur suku Melayu di Pekanbaru yang memang berasal dari Siak. Tradisi ini diawali dengan ziarah ke berbagai makam pemuka agama dan tokoh-tokoh penting Riau. Ziarah dilakukan setelah sholat Dzuhur. Lalu, dilanjutkan dengan ziarah utamanya yaitu ziarah ke makam Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah, yang juga dikenal dengan nama Marhum Pekan. Beliau merupakan sultan kelima Kerajaan Siak Sri Indrapura (1780-1782 M) dan juga pendiri kota Pekanbaru.
2. Mandi Balimau Kasau
Balimau Kasai adalah sebuah upacara tradisional yang istimewa untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Acara ini biasanya dilaksanakan sehari menjelang masuknya bulan puasa. Upacara tradisional ini selain sebagai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan memasuki bulan puasa, juga merupakan simbol penyucian dan pembersihan diri. Balimau sendiri bermakna mandi dengan menggunakan air yang dicampur jeruk yang oleh masyarakat setempat disebut limau. Jeruk yang biasa digunakan adalah jeruk purut, jeruk nipis, dan jeruk kapas. Sedangkan kasai adalah wangi-wangian yang dipakai saat berkeramas. Bagi masyarakat Kampar, pengharum rambut ini (kasai) dipercayai dapat mengusir segala macam rasa dengki yang ada dalam kepala, sebelum memasuki bulan puasa.
3. Jalur pacu, Kuantan Singingi
Di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, masyarakatnya memiliki tradisi yang mirip dengan lomba dayung. Tradisi “Jalur Pacu” ini digelar di sungai-sungai di Riau dengan menggunakan perahu tradisional, seluruh masyarakat akan tumpah ruah jadi satu menyambut acara tersebut. Tradisi yang hanya digelar setahun sekali ini akan ditutup dengan “Balimau Kasai” atau bersuci menjelang matahari terbenang hingga malam.
4. Tahlil Jamak/Kenduri Ruwah, Kepulauan Riau
Warga Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, punya tradisi khas menyambut datangnya bulan puasa, yaitu menggelar Tahlil Jamak atau Kenduri Ruwah. Tahlil Jamak itu berupa zikir serta berdoa untuk para arwah orang tua atau sesame muslim. Selain doa, juga dilaksanakan kenduri dengan sajian menu kenduri yang bersumber dari sumbangan sukarela warga. Tradisi tersebut disatukan sejak berdirinya Masjid Penyengat. Bahkan , sampai saat ini, Kenduri Ruwah masih dilakukan secara berjamaah di masjid tersebut.
5. Tradisi Barzanji
Tradisi Barzanji merupakan tradisi Melayu yang berlangsung hingga kini. Tradisi ini terus mengalami perkembangan dengan berbagai inovasi yang ada. Misalnya, penggunaan alat musik modern untuk mengiringi lantunan Barzanji dan shalawat. Barzanji menghubungkan praktik tradisi Islam masa kini dengan tradisi Islam di masa lalu. Selain itu, melalui Barzanji masyarakat Melayu Islam dapat mengambil pelajaran dari kehidupan Nabi Muhammad Saw.
Dari perayaan pembacaan Barazanji ini, ada banyak nilai-nilai yang dapat kita ambil. Misalnya, menambah kecintaan kita terhadap baginda Rasul. Dan dari syair-syair tersebut kita dapat mengambil hikmah dari kehidupan Nabi Muhammad. Dan juga, dengan kegiatan tradisi ini, dapat membuka ruang sosialisasi antar satu dengan lainnya sehingga mempererat hubungan tali silaturrahmi. Dan dengan perpaduan antara budaya Islam dan Indonesia akan melahirkan budaya baru sehingga memperkaya kebudayaan Indonesia.
Perbedaan Tradisi dan Budaya
Berikut ini adalah perbedaan tradisi dan budaya yaitu:
-
Tradisi
Tradisi atau kebiasaan adalah sesuatu yang sudah dilakukan sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan sebuah kelompok masyarakat, untuk pelestariannya pada generasi berikutnya dengan cara lisan atau pembiasaan, maupun tulisan.
Contoh tradisi:
Tradisi Omed-omedan atau juga disebut Med-medan di Banjar Kaja Sesetan, Bali yang rutin digelar setiap tahun, sehari setelah hari raya Nyepi atau yang disebut sebagai hari Ngembak Geni. Warga setempat meyakini, bila acara ini tak diselenggarakan, dalam satu tahun mendatang berkah Sang Dewata sulit diharapkan dan berbagai peristiwa buruk akan datang menimpa.
-
Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi.Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Budaya terbentuk dari banyak unsur seperti sistem kekerabatan, keyakinan/agama dan politik, adat istiadat, bahasa, alat perlengkapan hidup atau teknologi, mata pencaharian, pakaian, bangunan, ilmu pengetahuan dan karya seni.
Contoh Budaya:
Fungsi Tradisi
Tradisi berfungsi sebagai penyedia fragmen warisan historis yang kita pandang bermanfaat. Tradisi yang seperti onggokan gagasan dan material yang dapat digunakan orang dalam tindakan kini dan untuk membangun masa depan berdasarkan pengalaman masa lalu. Contoh: peran yang harus diteladani “misalnya tradisi kepahlawanan, kepimpinan karismatis, dan sebagainya”.
Konsep Tradisi
Tradisi adalah sebuah kata yang sangat akrab terdengar dan terdapat di segala bidang. Tradisi menurut etimologi adalah kata yang mengacu pada adat atau kebiasaan yang turun temurun, atau peraturan yang dijalankan masyarakat. Secara langsung, bila adat atau tradisi disandingkan dengan stuktur masyarakat melahirkan makna kata kolot, kuno, murni tanpa pengaruh, atau sesuatu yang dipenuhi dengan sifat takliq.
Tradisi merupakan sinonim dari kata “budaya” yang keduanya merupakan hasil karya. Tradisi adalah hasil karya masyarakat, begitupun dengan budaya. Keduanya saling mempengaruhi. Kedua kata ini merupakan personafikasi dari sebuah makna hukum tidak tertulis, dan hukum tak tertulis ini menjadi patokan norma dalam masyarakat yang dianggap baik dan benar.
Tradisi menurut terminologi, seperti yang dinyatakan oleh Siti Nur Aryani dalam karyanya, Oposisi Pasca Tradisi, tercantum bahwa tradisi merupakan produk sosial dan hasil dari pertarungan sosial politik yang keberadaannya terkait dengan manusia. Atau dapat dikatakan pula bahwa tradisi adalah segala sesuatu yang turun temurun, yang terjadi atas interaksi antara klan yang satu dengan klan yang lain yang kemudian membuat kebiasaan-kebiasaan satu sama lain yang terdapat dalam klan itu kemudian berbaur menjadi satu kebiasaan. Dan apabila interaksi yang terjadi semakin meluas maka kebiasaan dalam klan menjadi tradisi atau kebudayaan dalam suatu ras atau bangsa yang menjadi kebanggaan mereka.
Tradisi merupakan segala sesuatu yang berupa adat, kepercayaan dan kebiasaan. Kemudian adat, kepercayaan dan kebiasaan itu menjadi ajaran-ajaran atau paham–paham yang turun temurun dari para pendahulu kepada generasi–generasi paska mereka berdasarkan dari mitos-mitos yang tercipta atas manifestasi kebiasaan yang menjadi rutinitas yang selalu dilakukan oleh klan-klan yang tergabung dalam suatu bangsa. Secara pasti, tradisi lahir bersama dengan kemunculan manusia dimuka bumi. Tradisi berevolusi menjadi budaya. Itulah sebab sehingga keduanya merupakan personifikasi. Budaya adalah cara hidup yang dipatuhi oleh anggota masyarakat atas dasar kesepakatan bersama. Kedua kata ini merupakan keseluruhan gagasan dan karya manusia, dalam perwujudan ide, nilai, norma, dan hukum, sehingga keduanya merupakan dwitunggal.
Contoh Tradisi
Dibawah ini adalah contoh dari tradisi yakni sebagai berikut:
Contoh tradisi mandi balimau kasai di sungai Kampar, Riau oleh masyarakat Kampar setiap satu hari sebelum memasuki bulan suci ramadhan, masyarakat Kampar meyakini bahwa mandi balimau kasai yang dilakukan di sungai Kampar tersebut guna untuk memersihkan atau mensucikan diri dari dosa selama setahun yang lalu agar memasuki bulan Ramadhan dalam keadaan suci. Hal tersebut adalah suatu tradisi turun temurun dari leluhur yang hingga saat ini masih dilakukan oleh masyarakat Kampar, Riau.
Demikian Penjelasan Materi Tentang Tradisi Adalah: Pengertian, Pengertian Menurut Para Ahli, Macam, Perbedaan, Fungsi, Konsep dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.
The post Tradisi Adalah first appeared on PAKDOSEN.CO.ID.
ARTIKEL PILIHAN PEMBACA :
Post a Comment for "°Tradisi Adalah - Srugul"